Home > Another Story > (pelajaran) Buat saya dan yang suka bepergian dengan pesawat!

(pelajaran) Buat saya dan yang suka bepergian dengan pesawat!

Lama ga nulis nulis di blog, karena terlalu teralih oleh sederet sosnet. :D. Semoga tulisan kali ini bisa mengingatkan saya betapa kita ga bisa mengandalkan sistem kerja pun itu dari sebuah maskapai yang sudah terkenal.
Awalnya saya males buat nulis cerita ini, karena saya pikir kejadiannya sudah lama dan.. yasudahlah. Tapi ketika saya mengalami kerugian 2 kali, saya memutuskan untuk membagikan pengalaman ini untuk pelajaran buat saya dan pengalaman buat yang suka bepergian dengan menggunakan Transportasi Udara.

Kerugian pertama yang saya alami adalah hangusnya tiket keberangkatan saya dari Mataram ke Yogyakarta. Bisa dilihat di foto pertama. Keberangkatan menuju yogyakarta tertulis jam 14.00. Karna merasa tidak membawa bagasi, saya memang datang agak santai dan sampai di meja check-in pukul 13.35 (dilingkari pada gambar). Apa yang terjadi? saya sudah tidak bisa melakukan checkin dan dilempar ke kantor lion untuk mengurus masalah ini. Alasannya saya telat checkin yang seharusnya 2 jam sebelum jam boarding (langsung terdiam dan takjub dengan alasannya).
Sampai sekarang saya ga paham aturan yang diterapkan semena-mena oleh maskapai hebat ini.
Kalau sudah begini jawabannya… ‘saya hanya menjalankan aturan..’. untung saya sedang dalam mood untuk tidak cari ribut. *mengelus elus dada*

Kerugian Kedua..
Baru saja saya alami saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Jakarta. Setelah mendarat di jakarta menunggu barang bagasi.. uhmm. oke, sampai orang2 sepi tapi kok tas saya ga nongol-nongol??!!. Setelah di cek ternyata saat check-in tadi saya diberikan 3 lembar kertas. 1 boarding pas, 1 print tiket asli, dan 1 lagi.. LABEL BAGASI, yang utuh dan tidak tersobek (seharusnya saya hanya menerima kertas kecil yang kodenya sama dengan label yang tertempel di koper). Panik? Jelass.. bayangin aja tas saya ga berlebel!! dan terbang entah kemana. Diurus ke bagian claim bagasi, mereka hanya mencatat laporan kehilangan barang dan mencoba untuk mmengkonfirmasi jika ada surplus barang. Cuma bisa geleng2 dan mencoba tenang, karena di koper itu banyak dokumen pentingnya.
Sehari.. dua hari.. akhirnya pagi ini saya mendadak mendapatkan telpon yang menyatakan dari seorang petugas bandara di pontianak bernama Bapak Indra. IYA.. PONTIANAK!! dan bukan petugas maskapai hebat itu yang menemukan barang saya. Wow.. barang saya jalan-jalan ke pontianak, hahahah (tertawa kecut). Syukur masih ada orang jujur seperti bapak indra. Dia menemukan kontak saya langsung dari surat yang ada di laci koper yang memang tidak terkunci. Setelah diproses dan lapor sana sini, hari ini barang saya sampai di jakarta. Dan akhirnyaa… besok saya bertemu dengan dokument2 itu. Lega sangaaaaat..

Pelajaran nya adalah..

  • Khusus Maskapai Hebat ini, lakukan check-in secepat mungkin sebelum keberangkatan. Kalo perlu jauh-jauh hari!! hahaha..
  • Print Condition of Carriage dari maskapai untuk jaga2 apabila terjadi lagi percepatan keberangkatan yang semena-mena.
  • Jangan tinggalkan meja check-in sampai anda benar2 yakin itu label bagasi tertempel dengan benar di bagasi anda.
  • Jangan meletakkan dokumen penting di tas yang diletakkan di bagasi.
  • Jika tas/koper anda memiliki corak yang susah diingat, beri tanda khusus di koper / tas anda (misalnya diikat pita), jika sewaktu2 terdampar dapat dikenali dengan ciri khusus.
  • Jangan tinggalkan meja check-in sampai anda benar2 yakin itu label bagasi tertempel dengan benar di bagasi anda.
  • Selipkan identitas anda entah nama dan no telpon di bagian kantong kecil (jika ada). Karena itu sangat membantu jika tas terdampar dalam keadaan terkunci.
  • Jika sudah terlanjur mengalami masalah dengan bagasi yang jalan-jalan atau tidak ketemu. Minta no kontak orang yang bisa dipercaya, no pribadinya, kalo perlu cari supervisor on dutynya. Jangan mau diberi nomer kantor,karena pasti bakal di pingpong!
Categories: Another Story Tags:
  1. August 20th, 2011 at 13:40 | #1

    ternyata dia curhat toh..

    hahahha.. :P

  2. tns
    August 20th, 2011 at 14:07 | #2

    Makanya, usahain block seat via telpon, kalo ga ya naek garuda hahahaha

  3. indah
    August 21st, 2011 at 06:07 | #3

    @Kosha
    Hahahahahhaah (tawa tragis)

    @tns
    maksudnya gimana coba itu pak mahargyo?

  4. August 21st, 2011 at 15:19 | #4

    Saya juga pernah ditinggal berkali2 malah sama singa terbang ini. Tapi gpp, karena saya juga sering ninggal dia berkali2. *loooh, bingung …. :)

    Makanya kalau di udara pake burung dong … Bukan singa. *nunggu maskapai bernama owl airlines. Biar terbangnya malam aja.

  5. bima
    August 24th, 2011 at 04:46 | #5
  6. indah
    August 28th, 2011 at 09:20 | #6

    @Weda . Nah itu, akhirnya setelah ditinggal barulah pake burung besi.. *fiuh

  7. indah
    August 28th, 2011 at 09:21 | #7

    @bima
    Sekarang masalahnya bukan delay, tapi berangkatnya kec epetan. Bahkan bisa lebih cepet 30 menit -___-”

  8. indah
    August 28th, 2011 at 09:23 | #8

    @bima
    Sekarang masalahnya bukan delay, tapi berangkatnya kecepetan :(

  9. August 30th, 2011 at 10:40 | #9

    saya juga pernah mbak, hampir tidak bisa terbang pake singa air, flight jam 16.00, saya check in jam 15.45, dibilang udah gak bisa, tapi setelah diusahain akhirnya bisa juga. tapi pernah juga karena delay di penerbangan pertama, pas check in transit dibilang langsung ke gate, pesawat dah mau berangkat, eh gak taunya ditinggalin, terpaksa nginep semalem di jakarta, huft. koper juga pernah tertinggal di jakarta, orangnya nyampe siang, kopernya malem, kacau banget. di indonesia maskapai masih jadi raja, penumpang seperti mau gak mau harus ngikut gimana maskapai, gak kayak di luar negeri, huft. kok jadi ikutan curhat ya, wkwkwk…

  1. No trackbacks yet.

FireStats icon Powered by FireStats